haji-plus-baitullah-2019-raykha

Paket Haji Plus 2019 Resmi Kemenag RI

Category:

 

Daftar Isi

 

haji-plus-baitullah-2019-raykha

Paket Haji Plus Raykha Tour (Biro Umroh Haji) – Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa latar belakang dan keinginan serta kemauan jamaah Indonesia dan dunia umumnya dalam menunaikan ibadah haji umroh sangatlah tinggi. Karena hal tersebut, peminat jamaah haji Indonesia tahun ke tahunnya terus meningkat di mana untuk pendaftaran haji reguler tidak langsung dapat berangkat tahun itu juga. Namun, janganlah khawatir akan hal ini karena biro perjalanan umroh dan haji Raykha Tour (travel umroh jakarta) memiliki kuota haji Kementerian Agama RI agar Anda bisa berangkat menunaikan ibadah haji.

Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang merupakan kewajiban bagi umat Islam untuk mengerjakannya bagi yang mampu. Hukum melaksanakan ibadah haji ialah fardhu ‘ain dimana wajib bagi setiap muslim yang mampu untuk mengerjakannya. Perihal hukum ibadah haji ini telah disebutkan dalam Al-Qur’an, As Sunnah & Ijma’ (kesepakatan para ulama).

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imron: 97).

Menurut bahasa (estimologi), haji ialah niat (Al Qasdu). Sedangkan berdasarkan syara’, haji adalah niat menuju Baitul Haram dengan amalan-amalan khusus. Menunaikan ibadah haji merupakan bentuk ritual untuk setiap umat muslim yang mampu secara fisik, material, dan ilmu. Ibadah haji dilakukan dengan mengunjungi beberapa tempat di Arab Saudi untuk melaksanakan beberapa kegiatan dalam waktu yang telah ditentukan, yakni pada Bulan Dzulhijjah.

Tempat-tempat yang dimaksud di atas ialah selain Mas’a (tempat sai) & Ka’bah, ialah Padang Arafah (tempat wukuf), Muzdalifah (tempat mabit), dan Mina (tempat melontar jumroh). Selain itu, yang dimaksud dengan waktu yang ditentukan ialah pada masa masuknya bulan haji yakni mulai dari Syawal hingga 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah.

Rincian Harga Paket Haji Plus 2019

Tanggal Keberangkatan Haji19 dan 23 Agustus Haji Tahun 2019 M / 1440 H
Biaya Haji ONH Plus$ 11.500/pax
Maskapai PenerbanganSaudi Airlines
Daftar Haji Paling Lambatsesegera mungkin (DP $5000)

Catatan: Untuk mengetahui biaya Haji ONH Plus dalam rupiah, silahkan dikalikan dengan kurs rupiah hari ini.

Itinerary Paket Haji Plus I (25 hari)

HariTanggalJadwal
126 Dzulqaidah / 19 AgustusJakarta – Jeddah – Madinah
227 Dzulqaidah / 20 AgustusMadinah
328 Dzulqaidah / 21 AgustusMadinah
429 Dzulqaidah / 22 AgustusMadinah
51 Dzulhijjah / 23 AgustusMadinah
62 Dzulhijjah / 24 AgustusMadinah
73 Dzulhijjah / 25 AgustusMadinah
84 Dzulhijjah / 26 AgustusMadinah
95 Dzulhijjah / 27 AgustusMadinah – Makkah (transit)
106 Dzulhijjah / 28 AgustusMakkah (transit)
117 Dzulhijjah / 29 AgustusMakkah (transit)
128 Dzulhijjah / 30 AgustusMakkah (transit)
139 Dzulhijjah / 31 SeptemberMakkah – Mina
1410 Dzulhijjah / 1 SeptemberMakkah – Mina
1511 Dzulhijjah / 2 SeptemberMina
1612 Dzulhijjah / 3 SeptemberMina – Makkah
1713 Dzulhijjah / 4 SeptemberMakkah
1814 Dzulhijjah / 5 SeptemberMakkah
1915 Dzulhijjah / 6 SeptemberMakkah
2016 Dzulhijjah / 7 SeptemberMakkah
2117 Dzulhijjah / 8 SeptemberMakkah
2218 Dzulhijjah / 9 SeptemberMakkah
2319 Dzulhijjah / 10 SeptemberMakkah
2420 Dzulhijjah / 11 SeptemberMakkah – Jeddah – Jakarta
2521 Dzulhijjah / 12 SeptemberJakarta

Itinerary Paket Haji Khusus II (25 hari)

HariTanggalJadwal
11 Dzulhijjah / 23 AgustusJakarta – Jeddah – Madinah
22 Dzulhijjah / 24 AgustusMakkah
33 Dzulhijjah / 25 AgustusMakkah
44 Dzulhijjah / 26 AgustusMakkah
55 Dzulhijjah / 27 AgustusMakkah (transit)
66 Dzulhijjah / 28 AgustusMakkah (transit)
77 Dzulhijjah / 29 AgustusMakkah (transit)
88 Dzulhijjah / 30 AgustusMakkah (transit) – Arafah
99 Dzulhijjah / 31 AgustusArafah (wukuf) – Muzdalifah
1010 Dzulhijjah / 1 SeptemberMakkah – Mina
1111 Dzulhijjah / 2 SeptemberMina
1212 Dzulhijjah / 3 SeptemberMina – Makkah (transit)
1313 Dzulhijjah / 4 SeptemberMakkah (transit)
1414 Dzulhijjah / 5 SeptemberMakkah (transit)
1515 Dzulhijjah / 6 SeptemberMakkah – Madinah
1616 Dzulhijjah / 7 SeptemberMadinah
1717 Dzulhijjah / 8 SeptemberMadinah
1818 Dzulhijjah / 9 SeptemberMadinah
1919 Dzulhijjah / 10 SeptemberMadinah
2020 Dzulhijjah / 11 SeptemberMadinah
2121 Dzulhijjah / 12 SeptemberMadinah
2222 Dzulhijjah / 13 SeptemberMadinah
2323 Dzulhijjah / 14 SeptemberMadinah
2424 Dzulhijjah / 15 SeptemberMadinah – Jakarta
2525 Dzulhijjah / 16 SeptemberJakarta

AKOMODASI DAN BIAYA PROGRAM HAJI KHUSUS / QIFAYA

A. Hotel Mekah : Asrama haji / Apartemen
B. Hotel Madinah : Markaz Ilyas
C. Jedah : Transit Hotel
D. Tenda Khusus : Tenda AC
E. Transportasi : Bus AC
F. Penerbangan : Saudi Airlines

BIAYA PAKET HAJI PLUS SUDAH TERMASUK :

A. Akomodasi hotel sesuai dengan paket
B. Transportasi bus full AC selama di Arab Saudi
C. City tour / ziarah Makkah & Madinah didampingi oleh tour guide yang berpengalaman
D. Konsumsi makanan Indonesia 3x sehari
E. Bimbingan manasik yang intensif sebelum jadwal keberangkatan
F. Gratis air zam-zam 5 liter
G. Visa dan Airport Tax
H. Tiket pesawat PP Economy class
I. Perlengkapan : koper besar, hand bag, ihrom, mukena, baju koko, dan lain-lain

BIAYA PAKET HAJI KHUSUS TIDAK TERMASUK :

A. Kelebihan bagasi (overweight)
B. Keperluan bersifat pribadi
C. Tour/acara tambahan atas permintaan sendiri

Aturan Dan Tata Cara Menunaikan Ibadah Haji

Jenis Haji

Terdapat beberapa jenis haji yang disepakati oleh para ulama, yakni sebagai berikut

1. Haji Tamattu’

Haji Tamattu’ adalah menunaikan ibadah umroh ketika masa bulan haji, lalu dilanjutkan dengan melaksanakan ibadah haji pada tahun yang sama. Cara melaksanakan Haji Tamattu’ ialah diawali dengan niat menunaikan umroh umrah dari miqat dan saat membaca talbiyah mengucapkan:

labbaika bi umrah

artinya: aku datang memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan umrah.

Saat melaksanakan ibadah ini, jamaha diharuskan untuk tetap dalam keadaah berihram hingga sampai di Mekkah untuk mengerjakan thawaf, sai, serta mencukur rambut atau tahallul, menanggalkan pakaian ihram, mengenakan pakaian biasa, dan melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang dikarenakan ihram, sampai tiba hari Tarwiyah (tanggal 8 Dzulhijjah) saat itulah berniat haji dari Mekkah.

 

2. Haji Ifrad

Haji Ifrad ialah menunaikan ibadah haji saja dari miqat, dan ketika membaca bacaan talbiyah mengucapkan

Labbaik bi hajj

Artinya: aku datang memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan Ibadah Haji.

Dan bagi yang megerjakannya tetap dalam keadaan berihram sampai selesainya seluruh rangkaian ibadah haji. Sesampainya di Mekkah, langsung melaksanakan thawaf qudum serta sa’i haji, dan tidak diperbolehkan bertahallul kecuali pada hari raya ( tanggal 10 Dzulhijjah ). Dengan begitu, sebenarnya seseorang yang menunaikan ibadah haji ifrad tidak berbeda dengan yang menunaikan ibadah haji qiran.

 

3. Haji Qiran

Haji Qiran adalah menunaikan ibadah haji serta umroh secara bersamaan, dan saat membaca bacaan talbiyah mengucapkan

Labaika bi haj wa umrah

Artinya: aku datang memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah haji dan umroh.

Dan dalam haji qiran, mengharuskan pelaku untuk tetap dalam keadaan berihram sampai selesainya menunaikan ibadah umrah & haji sekaligus. Adapun Haji Qiran dibagi kedalam 2 jenis, yakni

  • Berihram dengan niat berumrah dan haji sekaligus dari miqot dengan mengucapkan labbaika umratan wa hajjan.
  • Berihram dengan niat berumrah terlebih dahulu kemudian memasukkan niat ibadah haji ke dalam niat umrah sebelum melaksanakan thawaf umrah.

Ada bentuk lain dari haji qiran yang masih menjadi perbincangan diantara ulama, yakni berihram dengan niat hanya akan melaksanakan ibadah haji saja, kemudian mengerjakan umrah sebelum melakukan hal apapun dari rangkaian kegiatan ibadah haji, seperti thawaf serta sa’i.

Seseorang yang menunaikan Haji Qiran harus tetap dalam keadaan ihram, serta apabila sudah sampai di Mekkah, dia melakukan thawaf Qudum lalu menunaikan sa’i untuk haji & umrah. Setelah itu tetap dalam kedaan berihram sampai tiba saat bertahallul di hari raya Idul Adha. Dia wajib membayar hadyu (menyembelih domba) sebagaimana dalam ibadah haji tamattu’.

 

Syarat Wajib Haji

Syara wajib Haji ialah sesuatu yang membuat seseorang menjadi wajib melaksanakan ibadah haji. Apabila ada satu saja dari salah satu syarat wajib hai tersebut yang tidak dimiliki seseorang maka ia belum wajib melaksanakan ibadah haji. Syarat wajib haji ialah sebagai berikut

  1. Islam
  2. Berakal
  3. Baligh
  4. Merdeka
  5. Mampu

Syarat mampu dalam syarat wajib haji ini ialah:

  • Mampu dalam segi material untuk melaksanakan ibadah haji
  • Memiliki bekal yang cukup
  • Memiliki kendaraan
  • Aman dalam perjalanan
  • Bagi perempuan hendaknya bersama dengan muhrimnya atau orang yang dapat dipercaya
  • Sehat jasmani serta rohani.

 

Rukun & Wajib Haji

Perbedaan ibadah haji dengan ibadah lainnya ialah dalam ibadah haji terdapat rukun haji serta wajib haji. Dimana rukun haji merupakan sesuatu yang wajib dikerjakan saat melaksanakan ibadah haji dan tidak dapat digantikan dengan membayar denda (dam) jika ditinggalkan. Jadi, jika salah satu dari rukun haji ini ditinggalkan maka seseorang belum dapat dikatakan berhaji dalam arti lain ibadah hajinya menjadi batal atau tidak sah.

Sedangkan wajib haji ialah sesuatu yang wajib dikerjakan dalam menunaikan ibadah haji, namun jika ditinggalkan dapat diganti dengan membayar denda (dam).

Rukun Haji

  1. Ihram: berniat untuk memulai ibadah haji
  2. Wukuf: Menetap di Padang Arafah mulai dari tergelincir matahari pada waktu (dzuhur) tanggal 9 dzulhijjah hingga terbitnya fajar pada tanggal 10 Dzulhijjah.
  3. Thawaf Ifadah: Mengelilingi kabah sebanyak 7 putaran diawali dari hajar aswad dengan posisi kabah berada di sebelah kiri.
  4. Sa’i: Berlari-lari kecil antara Bukit Shafa hingga Bukita Marwah sebanyak 7 kali.
  5. Tahallul: Memotong atau mencukur rambut
  6. Tertib: Mengerjakan rukun haji secara berurutan.

 

Wajib Haji

  1. Berihram dari Miqot
  2. Mabit di Muzdalifah sesudah tengah malam hari raya haji
  3. Melontar / melempar jumrah aqabah pada hari raya haji (tanggal 10 Dzulhijjah)
  4. Melempar tiga jumrah (setiap hari pada tanggal 11, 12, & 13 Dzulhijjah). Jumrah yang dilempar sebanyak 7 batu kecil & dikerjakan setelah tergelincirnya matahari.
  5. Bermalam di mina (2-3 malam)
  6. Tawaf Wada: thawaf yang dikerjakan pada saat akan meninggalkan kota Mekkah)
  7. Menjauhkan diri dari segala larangan.

 

Syarat Sah Haji

Ibadah haji atau umrah termasuk dengan ibadah mahdhah yakni harus dikerjakan sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW agar haji dan umrah tersebut dinilai sah secara aturan Islam. Adapun syarat sah haji sebagai berikut:

  1. Dilaksanakan sesuai dengan batas waktunya
  2. Melaksanakan ibadah haji sesuai dengan urutan baik rukun ataupun wajib haji
  3. Memenuhi syarat pelaksanaan serangkaian amalam dalam haji misalkan thawaf, sa’i dan seterusnya.
  4. Dikerjakan pada tempat yang telah ditentukan berdasarkan syariat.

 

Larangan Ihram

  1. Menggunting kuku
  2. Membunuh hewan buruan
  3. Menutup mata kaki
  4. Berhubungan suami istri
  5. Keluarnya air mani dengan sengaja
  6. Mengenakan pakaian berjahit
  7. Mencabut pepohonan di Tanah Suci
  8. Memakai wangi-wangian
  9. Menutupi kepala dengan sesuatu yang menempel
  10. Dan lainnya.

 

Berikut daftar nilai biaya haji (BPIH) bagi jemaah haji reguler menurut lokasi embarkasi:

  1. Embarkasi Aceh: Rp31.090.010
  2. Embarkasi Medan: Rp31.840.375
  3. Embarkasi Batam: Rp32.456.450
  4. Embarkasi Padang: Rp33.068.245
  5. Embarkasi Palembang: Rp33.529.675
  6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede): Rp34.532.190
  7. Embarkasi Jakarta (Bekasi): Rp34.532.190
  8. Embarkasi Solo: Rp35.933.275
  9. Embarkasi Surabaya: Rp36.091.845
  10. Embarkasi Banjarmasin: Rp38.157.084
  11. Embarkasi Balikpapan: Rp38.525.445
  12. Embarkasi Makassar: Rp39.507.741
  13. Embarkasi Lombok: Rp38.798.305

Berikut ini daftar nilai biaya haji (BPIH) bagi TPHD menurut lokasi embarkasi (dalam rupiah):

  1. Embarkasi Aceh: Rp58.796.855
  2. Embarkasi Medan: Rp59.547.220
  3. Embarkasi Batam: Rp60.163.295
  4. Embarkasi Padang: Rp60.775.090
  5. Embarkasi Palembang: Rp61.236.52
  6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede): Rp62.239.035
  7. Embarkasi Jakarta (Bekasi): Rp62.239.035
  8. Embarkasi Solo: Rp63.640.120
  9. Embarkasi Surabaya: Rp63.798.690
  10. Embarkasi Banjarmasin: Rp65.863.929
  11. Embarkasi Balikpapan: Rp66.232.290
  12. Embarkasi Makassar: Rp67.214.586
  13. Embarkasi Lombok: Rp66.505.150

Perbedaan Haji Reguler dengan Haji Plus

1. Biaya Penyelenggaraan Haji dan Administrasi serta Pengelolaannya

Penyelenggaraan ibadah Haji Reguler dilakukan langsung oleh Kemenag RI melalui Ditjen PHU (Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah). Di sisi lain Haji Plus yang diselenggarakan oleh biro travel haji dan umroh terbaik pihak swasta dengan meliputi pengelolaan, pembiayaan serta pelayanan secara khusus yang sudah mendapat izin haji BPIH dari pemerintah yaitu melalui Kemenag RI. Besar minimal biaya penyelenggaraan haji dan umrah untuk swasta tahun ini juga diatur ketentuannya oleh pemerintah (penyelenggaraan ibadah haji BPIH).

2. Biaya Haji

Biaya yang harus dikeluarkan untuk Haji 2019 Reguler saat ini pastinya lebih terjangkau dibandingkan dengan Paket Haji ONH Plus 2019 yang lebih mahal dari haji reguler. Untuk jamaah calon haji pendaftaran tahun 2017 besar biayanya berbeda pada masing-masing embarkasi untuk keberangkatan yang bisa Anda lihat sebagai berikut (dengan pelunasan biaya sesuai tahun keberangkatan haji):

Ongkos naik haji yang tertera di atas belum ditambah dengan biaya bimbingan haji reguler baik yang berada di Tanah air ataupun Tanah Suci, yang besarnya sekitar Rp 3 jt-an. Untuk mendapatkan slot quota (kepastian berangkat) Haji Reguler dengan segera, calon jemaah haji diwajibkan untuk menyetor sebesar Rp 25.000.000,-. Baru setelah itu mendapat nomor porsi haji.

Sedangkan biaya penyelenggaraan ibadah haji plus ditetapkan oleh menteri agama (Kemenag RI) minimal sebesar $8.000. Biaya ini dapat bertambah tergantung dari penyelenggara Haji Plus termasuk durasi calon jamaah Haji Plus berada di Tanah Suci. Biaya sudah termasuk bimbingan Haji Plus baik di Tanah Suci maupun Indonesia. Untuk mendapatkan kepastian berangkat, jamaah diharuskan menyetor sejumlah uang minimal sebesar Rp 54.000.000,-

3. Daftar Tunggu Keberangkatan

Masa tunggu atau waiting list untuk Haji Reguler pada umumnya lebih lama dibandingkan dengan Haji Plus dan bergantung pada jumlah jamaah yang men daftar haji pada masing-masing daerah. Selain dikarenakan faktor biaya yang lebih murah, hal tersebut dipengaruhi oleh jumlah peminat pada tiap daerah yang terus meningkat. Apabila suatu daerah memiliki banyak peminat maka bisa jadi memakan waktu 4 hingga 10 tahun lamanya. Karenanya ibadah haji BPIH menjadi solusi alternatif pilihan masyarakat Indonesia.

Di sisi lain rentang waktu daftar tunggu Haji Plus berkisar antara 1 hingga 3 tahun atau bahkan dapat lebih cepat. Untuk mendapatkan normo porsi (waiting list) baik haji reguler ataupun haji khusus, jamaah diharuskan membayar minimal sebesar nominal yang telah ditentukan. Setelah itu, calon jamaah baru terdaftar dalam quota Kemenag atau Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) & mendapatkan nomor daftar tunggu keberangkatannya.

4. Lamanya Di Tanah Suci

Untuk Haji Reguler, lama pelaksanaannya di Tanah Suci sekitar 40 hari. Dengan rincian di Kota Mekkah selama 20 hari, Arafah-Mina 4 hari, dan di Madinah selama 6 hari. Artinya memakan waktu yang cukup lama, semua proses ibadah haji di Tanah Suci dilakukan dengan penuh.

Sedangkan untuk Haji Khusus, durasinya dibagi menjadi 2 yakni Arbain dan Non-Arbain. Haji Khusus Arbain lebih lama dibandingkan Haji Khusus Non-Arbain yakni 26 hari. Hal tersebut dikarenakan jamaah akan mengikuti sholat fardhu sebanyak 40 kali tanpa terpusut di Masjid Nabawi.

Sedangkan pada Haji Khusus Non-Arbain, durasinya lebih singkat yakni bisa 15 hingga 19 hari. Biasanya jamaah Haji Khusus Non-Arbain berangkat ke Tanah Suci ketika sudah mendekati puncak haji tiap bulan Dzulhijjah.

5. Lokasi Penginapan (Hotel)

Lokasi penginapan atau hotel menjadi hal yang cukup penting dikarenakan menyangkut dengan kekhusyukan ibadah Anda. Penyelenggara Haji Plus menyediakan penginapan yang tentunya lebih dekat dengan Masjidil Haram agar dapat memaksimalkan ibadah dengan baik.

Sedangkan untuk Haji Reguler, hotel penginapan ditempatkan pada lokasi yang memiliki jarak cukup bervariasi rata-rata pada ring 1. Dimana ring 1 ini berjarak 2 km serta ring 2 berjarak 4 km dari Masjidil Haram serta pemerintah telah menjamin bahwa lokasi penginapan tidak akan lebih dari 4 km dari Masjidil Haram.

Lokasi penginapan merupakan hal yang sangat penting bagi jamaah haji travel dikarenakan akan berpengaruh pada rutinitas setiap jamaah. Selain itu, kenyamanan dalam menjalankan ibadah untuk mendulang pahala juga menjadi faktor krusial baik di Masjid Nabawi ataupun Masjidil Haram.

6. Akomodasi & Konsumsi

Kebutuhan makanan dalam Haji Plus sudah merupakan tanggungan serta disediakan oleh pihak penyelenggara seperti minum & makan yang disediakan oleh pihak hotel sehingga Anda tidak perlu repot-repot memikirkan masalah konsumsi.

Berbeda dengan Haji Reguler, selama di Kota Mekkah mereka harus mengusahakan sendiri kebutuhan makanan sehari-hari. Mereka dapat memasak sendiri, beli di restoran, ataupun katering.

7. Pembimbing Selama Di Tanah Suci

Seluruh Jamaah Haji selama di Tanah Suci mendapatkan bimbingan dari Muthowwif untuk mempermudah kegiatan ibadah selama menunaikan haji. Jamaah Haji Plus lebih mudah dalam hal kordinasi karena pada umumnya jumlah antara pembimbing dengan jamaah lebih dari cukup untuk berkordinasi selama perjalanan haji.

Jamaah Haji Reguler dibimbing oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang akan mendampingi serta membimbing jamaah baik di Tanah Suci ataupun di Indonesia. Akan tetapi, pemerintah juga membentuk TPHI yang merupakan petugas khusus dari Departemen Agama yang mendapatkan tugas untuk mempermudah pelaksanaan ibadah haji.
Haji Plus Baitullah 2019 Raykha Aman Terpercaya

Hikmah & Keutamaan Haji

Setiap ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT tentunya memiliki hikmah ataupun keutamaan yang berbeda-beda dengan ibadah lainnya sebagai bentuk saling melengkapi dan menyempurnakan. Adapun Hikmah ataupun Keutamaan Ibadah Haji adalah sebagai berikut

1. Ibadah Haji Adalah Amalan Paling Utama

Ketika Rasulullah SAW ditanya tentang amalan yang paling utama, kemudian beliau menjelaskan bahwa amal yang paling utama adalah beriman kepada Allh SWT dan Rasul-Nya, berjihad di jalan Allah, serta haji yang mabrur. Adapun haji mabrur ialah seseorang yang sepulangnya dari menunaikan ibadah haji perilakuknya berubah menjadi lebih baik.

2. Haji Menghapus Dosa

Diriwayatkan dari Amar bin Ash,

“Tatkala Allah Swt. telah menanamkan di hatiku, aku datang menemui Rasulullah SAW. lalu berkata, ‘Ulurkanlah tanganmu agar aku berbaiat kepadamu.’ Rasulullah pun mengulurkan tangannya, akan tetapi aku masih mengatupkan telapak tanganku. Maka beliau bertanya, ‘Bagaimana engkau ini wahai Amar?’ Ujarku, ‘Aku akan mengajukan syarat.’ ‘Apa syaratnya?’ Tanya Rasulullah SAW. ‘Yaitu agar aku diampuni.’ Ujarku. Maka beliau bersabda, ‘Tidaklah engkau tahu bahwa Islam itu menghapuskan keadaan sebelumnya, begitu juga hijrah menghapuskan apa yang sebelumnya, juga haji menghapuskan apa yang sebelumnya.” (HR. Muslim)

3. Pahala Ibadah Haji Adalah Surga

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari & Imam Muslim bahwa Nabi Muhammad SAW, bersabda

“Umroh satu dengan umroh lainnya menghapuskan dosa yang terdapat di antara keduanya, sedang haji yang mabrur tidak ada ganjarannya seperti surga.” (HR. Bukhari Muslim).

4. Haji Merupakan Bentuk Jihad untuk Wanita

Imam Muslim & Imam Bukhari meriwayatkan pada suatu dialog dalam sebuah hadist sebagai berikut

Ya Rasulullah SAW, bolehkah kami ikut & berjihad bersama engkau semua?’ Jawab Rasul, ‘ Bagi engkau ada jihad yang lebih baik serta lebih indah, yakni haji, haji yang mabrur.’ Ujar A’isyah ra. pula, ‘setelah mendengar jawaban dari Nabi Muhammad SAW. Ini aku tak pernah lagi meninggalkan haji.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rekomendasi Lainnya

  1. Paket Umroh Plus Turki 2018
  2. Paket Umroh Plus Dubai 2018
  3. Paket Umrah Plus Cairo 2018
  4. Paket Umroh Ramadhan (Umroh Awal Ramadhan & Umroh Akhir Ramadhan)
  5. Paket Umroh Akhir Tahun (Umroh bulan November dan Umroh Desember 2018)
  6. Paket Umroh Murah (umroh bulan januari, umroh bulan februari, umroh bulan maret, umroh bulan april, umroh bulan mei, umrah murah oktober)

Travel umrah Raykhatour (Condet, di Jakarta Timur) juga sering mengeluarkan harga paket umroh promo murah setiap tahunnya. Jamaah umroh bisa mendapatkan harga umroh promo di sini mulai dari Rp 19.500.000. Biaya umroh murah ini bisa Anda dapatkan selain jadwal umroh Desember dan ramadhan paket. Promo umroh murah ini tidak setiap bulan diadakan, untuk itu Anda bisa segera booking daftar umroh biaya mulai 19,5jt dengan menghubungi 0852-1529-4413.

Raykha Tour Partnership

Tour Reviews

There are no reviews yet.

Leave a Review

Rating